Dunia Pendidikan di Situbondo Berbasis Tekhnologi

Dunia Pendidikan di Situbondo Berbasis Tekhnologi

Dunia Pendidikan di Situbondo Berbasis Tekhnologi

Oleh Root Administrator | Kategori General | 15 Februari 2018 04:24:17

KEPALA DINAS Pendidikan, dr Fathor Rakhman menegaskan, satu tahun terakhir ini dirinya sengaja mengakrabkan dunia pendidikan di Kabupaten Situbondo sudah dengan teknologi. Hampir semua yang berkaitan dengan pendidikan kini berbasis tehnologi  informasi (IT). Mulai dari sistem pembelajaran di kelas-kelas hingga teknis pengawasan tingkat kehadiran guru maupun pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Situbondo.

          Kata Fathor, suka atau tidak suka, saat ini IT menjadi bagian yang yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan. Tidak terkecuali dalam dunia pendidikan. “Sehingga penyelenggaraan pendidikan itu harus berbasis IT agar semua yang berkaitan dengan pendidikan bisa dilakukan dengan cepat,” ujarnya, 15 Februari 2018.

Kata Fathor, pada sistem pembelajaran berbasis IT, model pembelajarannya menggunakan teknologi. Dimana guru sudah tidak menggunakan papan tulis saat mengajar. “Tapi menggunakan sebuah alat yang bisa langsung merekam sekaligus mengantarkan materi kepada seluruh siswa. Memang, tidak semua sekolah di Situbondo yang saat ini bisa menerapkannya,” terangnya.

Pria asal Besuki tersebut optimistis, Situbondo sudah melangkah lebih awal dari daerah-daerah yang lain dalam bidang IT di dunia pendidikan. Di kota-kota besar sekalipun, seperti Jakarta dan beberapa daerah maju lainnya belum melaksanakan secara optimal.

“Waktu saya mengunjungi beberapa kota, yang namanya sekolah berbasis IT masih sebatas simbolnya saja. Kita ini sudah melangkah kesana untuk sekolah. Untuk di perkantoran, Insyaallah kita  satu-satunya di Indonesia,” jelas Fathor.

Karena itu, tidak mengherankan jika google beberapa waktu lalu datang ke Situbondo. Saat itu vice president google perwakilan Singapura yang langsung ke Situbondo. “Karena kita dilihat konsen menggunakan IT untuk dunia pendidikan,” kata Fathor.

Untuk inovasi pendidikan, Fathor akan terus mengembangkannya secara bertahap. Tetapi ini semuanya akan mudah dilakukan jika ada dukungan dari semua pihak. Mulai dari pemerintah serta masyarakat. “Intinya, kita tidak apriori melihat perkembangan ini,” ujar Fathor.  (tim)