Kepala Dinas Tinjau UNBK Hingga Sekolah Terpencil

Kepala Dinas Tinjau UNBK Hingga Sekolah Terpencil

Kepala Dinas Tinjau UNBK Hingga Sekolah Terpencil

Oleh Root Administrator | Kategori General | 27 April 2018 04:35:28

DISDIKBUD– Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Situbondo, Dr Fathor Rakhman meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sekolah terpencil, 26 April 2018. Selain di SMPN 3 Arjasa, Kadispendikbud juga memantau pelaksanaan UNBK di SMPN 2 Arjasa.

Alhamdulillah tidak ada kendala berarti. Artinya, UNBK bisa terlaksana dengan baik meski di daerah daerah terpencil. Kita berharap semoga tahun depan bisa lebih sukses, secara kualitas maupun kuantitas,” terang Fathor Rakhman.

          Di SMPN 3 Arjasa Kadisdikbud menyempatkan bercengkerama dengan tujuh siswa SMPN 5 dan SMPN 6 Arjasa. Mereka cukup mendapat perhatian karena dalam melaksanakan UNBK cukup dramatis. Bagaimana tidak, mereka harus bermalam di ruang kelas dengan hanya beralaskan karpet demi mengikuti ujian yang digelar serentak nasional tersebut.

          Untuk melaksanakan UNKB, SMPN 5 dan SMPN 6 Arjasa memang harus bergabung dengan SMPN 3 Arjasa karena keterbatasan sarana dan prasarana. Tak pelak, Selama empat hari empat malam, mereka harus tinggal di ruang kelas SMPN 3 Arjasa. “Terpaksa dilakukan agar setiap harinya tidak terlambat datang. Sudah biasa tiap tahun begini,” terang Musleh, salah satu guru pendamping.

          Dalam pertemuan yang dilakukan usai pelaksanaan UNBK tersebut, Kadispendikbud berjanji akan mengusahakan tahun depan para siswa tersebut tidak lagi ikut UNBK di SMPN 3 Arjasa. Sehingga, mereka bisa lebih berkonsentrasi dalam belajar.

          “Yang terpenting ajak teman-temannya melanjutkan sekolah ke SMP, jangan berhenti hanya sampai SD. Kalau sudah ada komputer nanti harus dirawat, dijaga jangan sampai hilang,” pesan Fathor Rakhman.

          Permintaan kadispendikbud kepada mereka agar mengajak teman-temannya bersekolah cukup beralasan. Sebab, diakui di daerah sekitar SMPN 5 dan SMPN 6 Arjasa banyak anak usia sekolah tidak mengenyam pendidikan. “Nanti Kalau masalah buku dan peralatan sekolah lainnya, akan saya bantu. Yang penting ajak teman-temannya untuk bersekolah,” kata Fathor Rakhman.

          Dia pun menyarankan kepada kepala sekolah dan sejumlah guru yang mendampingi para siswa, untuk membuka kejar paket setara SMA. Sehingga, para siswa yang telah lulus SMP bisa tertampung dengan baik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.

          “Yang paling utama adalah harus rajin belajar. Tak perlu berpikir seragam, itu tidak penting. Siapa yang rajin belajar, dia akan pandai, siapa pun,” tegas bapak dua anak tersebut.

          Sebagai bentuk apresiasi kepada semangat para siswa dari pedalaman tersebut, Fathor Rakhman sempat memberikan uang tunai kepada tujuh siswa dan dua guru GTT yang mendampingi. Wajah sumringah tampak begitu terlihat di wajah mereka.