Sebelas SMPN Gelar PPDB Jalur Mandiri

Sebelas SMPN Gelar PPDB Jalur Mandiri

Sebelas SMPN Gelar PPDB Jalur Mandiri

Oleh Root Administrator | Kategori General | 23 April 2018 04:34:50

DISDIKBUD – Sebelas Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kabupaten Situbondo, menyelenggarakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) mandiri jalur tes, Sabtu, 21 April 2018. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Situbondo, dr Fathor Rakhman, berharap PPDB mandiri jenjang SMPN dapat dimanfaatkan untuk memperoleh siswa siswi yang benar-benar menunjukkan kualitas. Bukan hanya dari pengetahuannya saja, tetapi yang lebih penting adalah prestasi-prestasi lainnnya di bidang non akademik.

Dia menegaskan, dalam pelaksanaan PPDB Mandiri kali ini sengaja disyaratkan test baca tulis dan hafal Alquran untuk menumbuhkan semangat anak didik sejak dini mencintai Alquran. Sehingga, mereka juga memiliki bekal keimanan dan ketakwaan kepada Allah. Ini juga selaras dengan perbup  tentang pentingnya BTHQ.

“Paling tidak dengan adanya pelaksanaan PPDB Mandiri melalui jalur tes ini bisa mencerminkan  aspek integritas dan kejujuran. Makanya, pada PPDP kali ini juga ada tes atau seleksi tentang penguasaan teknologi informasi. Sebab, ke depan, siap atau tidak, anak didik kita, generasi kita akan dihadapkan  pada kemajuan  tehnologi yang tidak lepas dari tehnologi informasi dan komputerisasi,” ungkapnya.

          Yang tak kalah pentingnya, kata Kadisdikbud, adalah komitmen setiap sekolah untuk melaksanaakan penerimaan peserta didik baru dengan bersih. Salah satunya dengan cara tidak menjadikan PPDB sebagai ajang bisnis.  “Intinya untuk PPDB mandiri ini jangan dijadikan ajang bisinis. Tetapi PBDB juga harus dijadikan upaya untuk menumbuhkan kepercayaan para generasi kepada sekolah,” imbuhnya.

Menurut Fathor, dengan adanya PBDB mandiri, sekolah punya modal untuk melahirkan prestasi. Minimal prestasi akademik. Caranya dengan penguatan-penguatan lain untuk memunculkan keunikan di Kabupaten Situbondo. “Salah satunya dengan penguatan karakter. Melalui muatan lokal baca tulis Alquran yang merupakan implementasi perbub no 15 tahun 2015 dan peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 23 tahun 2015 tentang budi pekerti,” ungkapnya.

Upaya penguatan pembangunan karakter kalangan siswa tesebut, kata Fathor, sebenarnya sangat didukung oleh perturan pesiden nomor 87 tahun 2017. “Dimana peraturan tesebut mengharapkan kepribadian bangsa indonesia memalui genersi muda yang saat ini bersekolah dapat terwujudkan,” jelasnya. (*)

Sebelas Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kabupaten Situbondo, menyelenggarakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) mandiri jalur tes, Sabtu (21/04) lalu. Kegiatan ini dilakukan secara serentak di sekolah masing–masing. Materi  tes PPDB mandiri dilakukan dua tahap.

Untuk tahap pertama, tes tulis pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, IPA dan Ilmu pengetahuan umum (IPU). Tes tahap kedua masing–masing sekolah menyelenggarakan tes kemampuan menggunakan IT dan tes baca tulis Alquran.   

 “Khusus SMPN 1 Situbondo ada tes baca tulis dan hafal Alquran (BTHQ). Untuk penyelenggara PPDB  kelas olah raga yakni SMPN 1 Situbondo dan SMPN 1 Asembagus melaksanakan tes kecerdasan gerak olah raga,” ungkap Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMPN Kabupaten Situbondo, Mohammad Arif.

                Disebutkan, jadwal kegiatan PPDB Mandiri sudah disosialisasikan sejak  29 maret lalu kepada kepala SD/MI di wilayah sekolah SMPN masing-masing. Pengambilan formulir  dan pendaftaran  dilaksanakan sejak 2 hingga 5 April 2018. Pelaksanaan tes tahap 1 digelar 21 April 2018. Tes tahap kedua  akan dilaksanakan 20-30 april 2018. “Pengumuman hasil tes PPDB jalur mandiri, akan diumumkan pada 08 Mei 2018. Daftar ulang dilaksanakan pada 08-09 Mei 2018 mulai pukul 07.30 sampai dengan 12.00 WIB,” imbuh Mohammad Arif.

                Sebelas sekolah yang menyelenggakan PPDB jalur mandiri terdiri dari SMPN 1 Situbondo, SMPN 1 Asembagus, SMPN 1 Panji, SMPN 3 Besuki, SMPN 3 Situbondo, SMPN 4 Situbondo, SMPN 5 Situbondo, SMPN 2 Panji, SMPN 1 Banyuglugur, SMPN 1 Suboh, SMPN 1 Besuki.

SMPN 1 Situbondo dijatah enam rombel dengan pagu 192 siswa. Terdiri dari lima kelas reguler dan satu kelas olah raga. Jumlah peserta yang mendaftar di SMPN 1 Situbondo sebanyak 437 siswa. Khusus SMPN 1 Situbondo, seleksi dilaksanakan dua tahap.

“Untuk tahap pertama siswa yang lolos tes akan diambil sebanyak 250 siswa. Hasilnya diumumkan pada 27 April 2018. Untuk tes tahap kedua 6 Mei 2018. Di tahap kedua ini, dari 250 siswa yang telah diterima pada tahap pertama, akan diseleksi lagi menjadi 192 siswa,” papar Arif.

                SMPN 1 Asembagus, pagu (rombel) untuk reguler sebanyak tiga kelas dan satu kelas olah raga. Peserta yang telah mendaftar 264 siswa. Siswa yang akan diterima 128 siswa. Di SMPN 1 Panji, pagu (rombel) untuk reguler sebanyak tiga kelas. Jumlah pendaftar sebanyak 295 siswa. Siswa pendaftar yang akan diterima sebanyak 96 siswa.

SMPN 3 Besuki memiliki pagu (rombel) untuk reguler sebanyak empat kelas. Peserta yang mendaftar 182 siswa.  Dari jumlah sebanyak itu, yang akan diterima hanya 128 siswa. SMPN 3 Situbondo, pagu (rombel) untuk reguler sebanyak tiga kelas. Siswa yang telah mendaftar sebanyak 150 orang. Sedangkan siswa yang akan diterima 96 siswa.

                Urutan keenam yang melaksanakan PPDB jalur mandiri yaitu SMPN 4 Situbondo. Jumlah pagu (rombel) sebanyak dua kelas. Siswa yang mendaftar 190 siswa. Jumlah siswa yang akan diterima 64 siswa. Ketujuh, SMPN 5 Situbondo jumlah pagu sebanyak dua kelas. Jumlah siswa yang mendaftar 116 siswa. Yang akan diterima 64 siswa.

SMPN 2 Panji, jumlah pagu sebanyak dua kelas. Jumlah siswa yang mendaftar 115 siswa. Yang akan diterima 64 siswa. SMPN 1 Banyuglugur, jumlah pagu (rombel) sebanyak tiga kelas. Jumlah peserta yang mendaftar 160 siswa.  Yang akan diterima 96 siswa. SMPN 1 Suboh jumlah pagu (rombel) sebanyak tiga kelas. Jumlah peserta yang mendaftar diri sebanyak 176 orang. Siswa yang akan diterima 96 siswa. SMPN 1 Besuki, memiliki pagu dua kelas. Ada 113 siswa yang mendaftar. Sedangkan jumlah siswa yang akan diterima 64 siswa.