Bupati Minta Disdikbud Ikut Data Situs Sejarah

Bupati Minta Disdikbud Ikut Data Situs Sejarah

Bupati Minta Disdikbud Ikut Data Situs Sejarah

Oleh Root Administrator | Kategori Bid. Kebudayaan | 31 Mei 2018 04:41:43

DISDIKBUD– Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto berharap

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjadi salah satu SKPD yang diminta melakukan pendataan terhadap situs-situs peninggalan sejarah. Ini untuk memberikan perhatian serius mengingat situs-situs peninggalan sejarah di Situbondo cukup banyak.

Karena itu, sangat disayangkan jika kekayaan sejarah yang dimiliki Kota Santri tidak dilestarikan. Bupati menilai, perlu ada keseriusan dari semua pihak untuk menjaga dan melestarikannya. “Situs-situs yang memiliki nilai sejarah difasilitasi, dan didata dengan melibatkan para ahli arkeologi Balai Cagar Budaya Trowulan,” harap Bupati Dadang.

Kepala Disdikbud Situbondo, Fathor Rakhman mengaku, dirinya bersama bupati serta beberapa pejabat eselon II telah mengunjungi Desa Patemon, Kecamatan Bungatan. Di desa ini, terdapat banyak situs peninggalan bersejarah. Dalam kunjungan tersebut, bupati menyempatkan melihat secara langsung beberapa situs.

Di antaranya, pesarean Bujuk R.M Mahmod Bijaksono dan Ebuh Siti Aisah yang berada di Dusun Masakit, Desa Patemon. Tempatnya di atas gunung. “Ada yang aneh di sekitar makam. Ada bebatuan besar yang tertata rapi, padahal beberapa meter dari pucuk gunung tidak ada bebatuan,” terang Fathor.

Di sekitar tempat itu, ditemukan juga bebatuan mirip potongan balok kayu dengan corak tertentu. Bebatuan tersebut tertata rapi. Bagi Fathor, fakta tersebut cukup aneh. “Karena secara logika, tidak mungkin ada yang mau bersusah payah menata batu besar di atas gunung,” tambah Fathor.

Fathor menerangkan, sebenarnya tidak hanya di Desa Patemon saja bisa ditemukan situs sejarah. Dia mencontohkan di Pecaron, Desa Baderan, Kecamatan Sumbermalang dan lain sebagainya. “Di Desa Baderan terkenal dengan Ratu Renggis. Di sana terdapat lapangan terbang peninggalan Jepang,” terangnya.

Dalam kunjungan bupati ke Desa Patemon beberapa waktu lalu, ikut beberapa kepala dinas. Waktu itu, Bupati Dadang melakukan serap aspirasi bersama para pemuda pemerhati lingkungan. Unek-unek dari pemuda-pemuda itu disampaikan kepada bupati. (*)