Hasil Nilai UN Tertinggi Didominasi SMPN1Situbondo

Hasil Nilai UN Tertinggi Didominasi SMPN1Situbondo

Hasil Nilai UN Tertinggi Didominasi SMPN1Situbondo

Oleh Root Administrator | Kategori General | 25 Mei 2018 04:38:17

DISDIKBUD– Hasil ujian nasional SMP di Situbondo tahun ini mengalami penurunan. Akan tetapi di satu sisi, tingkat kejujuran siswa meningkat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Situbondo, Fathor Rakhman menilai, ini dampak dari ujian nasioan berbasis komputer (UNBK). Seperti yang diketahui, pada tahun ini, sebagian besar lembaga SMP sudah bisa melaksanakan UNBK.

Jika demikian, Fathor berpendapat, bukan persoalan jika secara angka nilai siswa menurun. “Yang membanggakan, dari sisi intergritas atau nilai kejujuran sudah mulai dibangun kepada para siswa,” katanya.

Dia menerangkan, dampak positif dari UNBK memang akan menanamkan kejujuran kepada siswa. Potensi kecurangan dengan berbasisi komputer kecil kemungkinan terjadi.

“Nilai boleh menurun tapi integritas atau kejujuran naik drastis. Maka tidak salah kalau bapak bupati mengedepankan pemanfaatan IT (informasi teknologi) melalui program Smart Society,” kata Fathor.

Dia menerangkan, masing-masing sekolah dalam capaian ujian nasional tahun ini di setiap mata pelajaran memiliki keunggulan bervariasi. Dari data hasil ujian, dia memandang, untuk bidang studi Matematika, IPA dan Bahasa Indonesia perlu mendapatkan perhatian. “Nilainya banyak yang anjlok pada mata pelajaran ini,” katanya.

Dia menambahkan, hasil ujain SMP akan digunakan untuk memetakan kompetensi guru. Karena itu, ke depan, pemeritah melalui Dispendikbud akan memperhatikan persoalan tersebut. “Termasuk sarana dan prasarananya,” ujarnya.

Tahun ini Dispendikbud menargetkan sistem ujian akan menggunakan aplikasi yg terintegrasi. Ini akan memudahkan pemerintah dalam melakukan evaluasi secara menyeluruh dan konvrehensif.

Selain itu, kebutuhan sarana sekolah juga akan diupayakan terintegrasi. Termasuk juga pengawasan kepada para pejabat, staf, dan pengawas di lingkungan Dispendikbud Situbondo. “Tidak terkecuali pembinaan untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah dan guru-guru,” pungkasnya. (*)