Kumpulkan Kasek dan Korwil untuk Pemetaan Guru

Kumpulkan Kasek dan Korwil untuk Pemetaan Guru

Kumpulkan Kasek dan Korwil untuk Pemetaan Guru

Oleh Root Administrator | Kategori Bid. Pemb. Pendidik dan Tenaga Kependidikan | 02 Januari 2019 09:30:35

DISDIKBUD – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mengumpulkan Kepala SMP negeri dan Koordinator wilayah, Rabu 19 Desember 2018. Ini dilakukan untuk melakukan pemetaan guru di Kota Santri.
    Kepala Disdikbud Situbondo, Dr Fathor Rakhman melalui Kabid Ketenagaan, Nur Hidayat menerangkan, penataan guru di Kabupaten Situbondo itu sebagai tindak lanjut dari hasil rapat kerja kepala dinas pendidikan se Indonesia, di Surabaya.
“Jadi, kita ingin mengetahui secara benar jumlah guru di Situbondo itu berapa dari semua tingkatan. TK, SD, SMP berapa? Dengan begitu akan ketahuan kekurangan guru berapa yang valid dan faktual?,” terang Nur Hidayat.
Selama ini Disdikbud Situbondo bukan tidak memiliki data guru. Hanya saja, pemetaan guru tersebut mengamanatkan pemilahan yang detil. “Dalam satu sekolah butuh berapa guru? SD misalnya, guru kelas saja enam. Ditambah guru mapel dua plus kasek. Jadi sembilan semua. Dipilah begitu,” terang Nur Hidayat.
    Diungkapkan, selama ini Situbondo dianggap kelebihan guru. Karena, guru yang didata termasuk dengan tenaga sukwan. “Sehingga jumlahnya lebih terus, makanya Situbondo tidak diberi tambahan guru,” terang mantan Kepala UPTD Kecamatan Panarukan tersebut.
Namun, ketika dihitung menggunakan analisis kebutuhan guru, akan terungkap bahwa kabupaten Situbondo ternyata kekurangan guru. “Hasil pemetaan ini akan kita kirim ke Jakarta. Kita undang korwil lewat laporan bulanan dan kepala sekolah SMP lewat PP 1 dan PP 9,” terangnya.
Tentang tenaga guru sukwan kemungkinan akan diperhatian lewat program pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). “Idealnya seperti itu. jadi tidak dirugikan mereka,” terangnya. (*)