Workshp Implementasi Kurikulum di Sekolah Terpencil

Workshp Implementasi Kurikulum di Sekolah Terpencil

Workshp Implementasi Kurikulum di Sekolah Terpencil

Oleh Root Administrator | Kategori Bid. Pemb. Pendidik dan Tenaga Kependidikan | 17 Oktober 2018 04:46:05

DISDIKBUD- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Situbondo, Dr Fathor Rakhman menegaskan, pemahaman guru tentang kurikulum 2013 merupakan salah satu jawaban untuk menghadapi kondisi kekinian. Sebab itulah, guru harus menjalankan peran dan fungsinya dengan memastikan dirinya sudah memiliki kompetensi yang memadai.

                “Kami mengingatkan kembali fungsi guru dengan kompetensi yang harus memadai. Khususnya dalam menghadapi era kekinian yang sudah penuh dengan kemajuan tekhnologi,” kata Fathor Rakhman saat memberikan pengarahan tentang peran guru dalam membangun peradaban bangsa melalui proses belajar. Terutama, dalam membentuk dan membangun karakter siswa.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Workshop Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 di SMPN 4 Suboh, 17 Oktober 2018. Meskipun pelaksanaan workshop ditempatkan di wilayah terpencil, namun Kadisdikbud tetap bersemangat dalam memberi arahan kepada para guru SMPN satu atap. Mereka datang dari SDN 1 Cemara, SDN 1 Campoan dan SDN 1 Alas Bayur.

Kata Fathor, setidaknya ada empat hal dalam kurikulum harus diketahui oleh guru. Salah satunya, standar Isi atau materi ajar yang akan disampaikan kepada siswa. “Sedangkan yang kedua, standar pembelajaran yang akan dilakukan oleh Guru. Ketiga, standar evaluasi atau penilaian terhadap siswa didik. Dan yang ke empat, standar kompetensi siswa atau out put yg hendak dicapai,” paparnya.

Fathor berharap, hadirnya dia dalam workshop tersebut bisa memberikan motivasi dan semangat tersendiri bagi para peserta. “mayoritas dari peserta merupakan guru-guru terpencil,” pungkasnya. (*)