Rata-Rata Lama Sekolah Masih Perlu Ditingkatkan

Rata-Rata Lama Sekolah Masih Perlu Ditingkatkan

Rata-Rata Lama Sekolah Masih Perlu Ditingkatkan

Oleh Root Administrator | Kategori General | 08 November 2018 04:47:12

DISDIKBUD–Rata-rata lama sekolah di Situbondo perlu di tingkatkan. Sebab, banyak warga di Kota Santri yang rata-rata lama sekolah tidak sampai enam tahun. Dengan kata lain, ada sebagian masyarakat yang belum tuntas pendidikan dasarnya.

Data tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Situbondo, Fathor Rakhman saat membuka acara bimbingan dan teknis (bimtek) bagi para tutor pendidikan paket A, 07 November 2018. Ada Sebanyak 350 tutor mengikuti kegiatan yang bertempat di aula PGRI Situbondo itu.

Kepala Dispendikbud Situbondo, Fathor Rakhman mengatakan, angka buta aksara di Situbondo, berdasarkan data biro pusat statistik, menunjukkan angka 35 ribu orang dari jumlah penduduk. “Karena itu, kita semua punya kewajiban untuk menyelesaikan persoalan ini,” imbuh Fathor.

Atas dasar itulah, Fathor memandang, bimtek perlu diberikan bagi para tutor program paket A. Sebab, melalui mereka lah, angka buta aksara dan masalah rata-rata lama sekolah bisa diselesaikan. “Tutor harus mendapatkan kompetensi yang memadai,” jelasnya.

Pria yang berdomisili di Kecamatan Besuki itu menerangkan, sebenarnya, tidak ada posisi tutor untuk kejar paket kesetaraan, sama degan pendidik di lembaga formal. Sebab, landasan regulasi yang digunakan adalah Undang-undang guru dan dosen. “Di Undang-undang itu, ada tiga syarat umum yang melekat bagi pendidik. Yaitu memiliki pendidikan memadai, kompetensi, sehat jasamani dan rohani,” katanya.

Di syarat kompetensi, mensyaratkan empat hal bagi guru. Yaitu pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Dari keemnpat hal itu, pedagogik yang lebih utama dimiliki. Dengan kemampuan itu, guru atau pendidik mampu memberikan materi dengan baik kepada peserta didik. “Tetapi semuanya sangat penting,” pungkas Fathor.

Bimtek dilaksanakan selama dua hari. Salah satu pematerinya adalah, Kepala Sub Direktorat Program Evaluasi Pembinaan Keaksaraan dan Kestaraan Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas , Dr. Cecep Suryana. Narasumber lainnya dari Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (BP-PAUD).