Agar Tubuh kebal, Siswa Serentak Minum Jamu Tradisional

Agar Tubuh kebal, Siswa Serentak Minum Jamu Tradisional

Agar Tubuh kebal, Siswa Serentak Minum Jamu Tradisional

Oleh Root Administrator | Kategori Bid. Pembinaan Pendidikan Dasar | 18 Februari 2020 14:00:39

DISPENDIKBUD- Banyak yang menolak. Siswa-siswa itu bahkan tidak mau menerima botol berisi minuman yang diberikan kepadanya. Akan tetapi, tiba-tiba terdengar seruan, bahwa semua siswa harus minum, tanpa terkecuali.
    Siswa-siswa yang masih duduk di bangku Madrasah Ibtidaiyah tersebut akhirnya tidak bisa menolak. Semuanya membuka tutup botol, dan meneguk isinya. Ternyata, habis. Siswa yang tadinya menolak, terlihat menikmati tegukan demi tegukan. Ukuran botolnya memang tidak besar, sekitar 330 mililiter.
    Itu merupakan kegiatan minum jamu tradisional bersama, dengan sasaran para siswa jenjang pendidikan dasar. Tujuannya, menjaga sistem kekebalan tubuh. Dengan harapan, mereka tercegah dari segala macam penyakit, termasuk virus Corona yang kini membuat heboh.
Muhammad Fatillah, salah satu siswa mengatakan, dirinya memang sempat menolak minum jamu. Sebab, selama ini dia belum pernah minum jamu tradisional apapun. “Tetapi ternyata enak juga setelah diminum,” ujarnya, 11 Maret 2020. 
Fatahillah mengira, jamu yang diberikan kepadanya tidak enak. Sebab, setahu siswa kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah itu, rasanya pahit. “Rasanya mantap, pas banget. Hangat di tenggorokan,” ujarnya sambil mengangkat jempol.
Hal senada diakui Fais Amelia, siswa yang lain. Ia mengaku ketagihan meminum jamu. Amelia menceritakan, dirinya juga belum pernah minum jamu-jamu tradisional herbal. Makanya, dia juga sempat menolak. “Ternyata rasanya enak, dan tidak pahit. Saya ingin minum tiap hari,” ujarnya.
Selain minum jamu bersama, ratusan siswa itu juga diajari mencuci tangan dengan enam gerakan. Yaitu menggosok telapak tangan dengan sabun, menggosok punggung tangan bergantian, menyela-nyela jari, gerakan mengunci tangan, ibu jari diputar bergantian, serta menggosok jari-jari. (*)