Edarkan Surat Waspadai Penculikan Anak

Edarkan Surat Waspadai Penculikan Anak

Edarkan Surat Waspadai Penculikan Anak

Oleh Root Administrator | Kategori Sekretariat | 12 Mei 2020 13:53:49

DISPENDIKBUD – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Situbondo pun mengeluarkan surat edaran terhadap para orang tua di Kota Santri. Isinya meminta agar waspada terhadap penculikan anak. Ini sehubungan dengan ramainya kasus penculikan anak yang telah membuat para orang tua merasa cemas bahkan ketakutab.
Kepala Dispendikbud Situbondo, Achmad Junaidi, menerangkan, surat edaran tertanggal 17 Februari 2020 itu ditujukan kepada seluruh kepala satuan pendidikan. Mulai dari tingkat TK hingga SMP, baik negeri maupun swasta. “Tujuannya lebih kepada mengantisipasi jika kabar tersebut benar. Sehingga kita merasa perlu mengeluarkan surat edaran tersebut,” imbuhnya, 18 Februari 2020.
Junaidi sendiri menegaskan jika pihaknya belum melakukan konfirmasi terhadap kebenaran kabar aksi penculikan anak yang tengah marak tersebut. "Terlepas dari apakah kabar penculikan anak tersebut benar atau tidak, yang pasti meningkatkan kewaspadaan itu sangat penting. Karena itu kami merasa perlu untuk mengeluarkan surat tersebut," kata Kadispendik.
Dalam surat tersebut ada beberapa poin yang ditekankan agar dilakukan pihak sekolah. Salah satunya adalah memastikan bahwa yang mengantar dan menjemput siswa adalah orang tua, wali atau keluarga yang sudah dikenal. Jika tidak dikenal, maka siswa harus tetap berada di sekolah. Pihak sekolah wajib menghubungi orang tua, wali, atau keluarganya agar menjemput siswa.
Dispendikbud juga meminta agar siswa dibatasi untuk keluar dari lingkungan sekolah pada jam istirahat. Pihak kantin harus menyediakan makanan dan minuman untuk peserta didik yang sehat dan higienis sehingga siswa tidak perlu keluar dari lingkungan sekolah untuk jajan.
"Di samping untuk menjaga kesehatan peserta didik, langkah itu juga untuk mengantisipasi adanya upaya penculikan anak dengan kedok penjual jajanan," papar Junaidi.
Menurut Junaidi, antisipasi terhadap upaya penculikan anak sangat penting dilakukan di sekolah-sekolah di Situbondo. Sebab, hingga saat ini kasus human trafficking atau penjualan orang masih cukup tinggi. (*)