Evaluasi Pembelajaran Daring Lancar, Tapi Masih Ada Kendala

Evaluasi Pembelajaran Daring Lancar, Tapi Masih Ada Kendala

Evaluasi Pembelajaran Daring Lancar, Tapi Masih Ada Kendala

Oleh Root Administrator | Kategori Bid. Pembinaan Pendidikan Dasar | 11 Oktober 2020 08:03:58

DISPENDIKBUD– Sekolah jenjang SMP masih belum melaksanakan pembelajaran tatap muka. Saat ini, seluruh lembaga pendidikan menengah pertama ini, masih belajar secara daring atau online. Siswa tetap belajar di rumahnya masing-masing.

                Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Situbondo, Ahmad Junaidi menerangkan, selama ini, pembelajaran daring berjalan lancar. Akan tetapi, dia mengakui, masih ada kendala-kendala atau kekurangan. “Karena itu, kita akan terus evaluasi,” ujarnya, 15 Oktober 2020.

                Dia mengatakan, beberapa sekolah sudah mulai berinovasi agar pembelajaran online berjalan dengan baik. Misalnya, sekolah memberikan bantuan pinjaman smartphone kepada siswa kurang mampu. “Iya, sekolah tertentu sudah memfasilitasi,” ujarnya.

                Menurut Junaidi, pemerintah daerah akan terus mendorong sekolah untuk berinovasi dalam mengoptimalkan pembelajaran online. Jika ada kendala, dia menyarankan agar segera dikoordinasikan dengan pemerintah melalui Disdikbud. “Biar kita atasi bersama-sama,” imbuhnya.

                Pria yang pernah menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja itu mengatakan, pihaknya belum mengetahui, kapan pembelajaran langsung dilaksanakan. Apalagi, saat ini Situbondo masih berwarna orange. Dengan peningkatan jumlah terkonfirmasi positif Covid-19, kemungkinan siswa belum diperbolehkan masuk sekolah dalam waktu dekat ini.

                Akan tetapi, Disdikbud sudah mengusulkan kepada satgas Covid-19 untuk melakukan pembelajaran tatap muka. Sampai saat ini, belum ada jawaban dari tim satgas. “Harus minta persetujuan satgas dulu. Kita menunggu itu,” terang Junaidi.

                Karena waktu pembelajaran tatap muka belum pasti, maka belajar daring harus dimaksimalkan. Junaidi mengatakan, semua kekurangan dalam pelaksanaannya, akan jadi bahan evalauasi. “Kendala pasti ada, tapi dibarengi dengan perbaikan-perbaikan,” ujarnya.

                Dia menambahkan, pemerintah daerah tidak akan mudah merekomendasikan sekolah melaksanakan pembelajaran tatap muka. Pasti akan dilakukan pengkajian dan penelaahan secara mendalam. Sebab, ini menyangkut masa depan siswa. “Kesehatan mereka harus dijaga,” pungkasnya. (tim)