Gugus Tugas Kaji Pembelajaran Tatap Muka Jenjang SMP

Gugus Tugas Kaji Pembelajaran Tatap Muka Jenjang SMP

Gugus Tugas Kaji Pembelajaran Tatap Muka Jenjang SMP

Oleh Root Administrator | Kategori Bid. Pembinaan Pendidikan Dasar | 15 Agustus 2020 14:30:10

DISPENDIKBUD– Lembaga pendidikan jenjang SMP/MTs masih belum ada yang melakukan uji coba pembelajaran tatap muka. Sebab, gugus tugas Covid-19 masih melakukan pengkajian kelayakan.
    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  (Dispendikbud) Kabupaten Situbondo, Ahmad Junaidi menerangkan, dalam waktu dekat kemungkinan sudah mulai uji coba bagi sekolah yang siap. Tetapi, sebelum uji coba, sudah ada rekomendasi dari gugus tugas. “Ini masih dimatangkan di tingkat gugus tugas kabupaten,” jelasnya 14 September 2020.
    Junaidi menerangkan, dalam pengkajian ini, gugus tugas melakukan pembahasan-pembahasan. Mereka akan menganalisa sejauh mana kelayakan sekolah melaksanakan pembelajaran tatap muka. “Tentunya, dengan mempertimbangkan tingkat resiko yang sudah terukur,” katanya.
    Junaidi memastikan, hanya lembaga pendidikan di kecamatan zona kuning saja yang diizinkan uji coba. Sedangkan kecamatan berwarna merah, dipastikan tidak akan diberikan izin. “Tidak ada uji coba kalau sudah merah,” jelasnya.
Pria yang pernah menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja itu mengatakan, masih ada beberapa kecamatan di Situbondo berwarna merah atau masuk resiko tinggi penyebaran Virus Korona. Seperti Kecamatan Panji dan Besuki. “Jadi, lembaga pendidikan yang ada di dua kecamatan ini, tidak boleh memberikan izin siswanya masuk sekolah,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Situbondo kemarin. 
Junaidi mengatakan, pemerintah akan berhati-hati dalam memberikan izin sekolah untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka. Ketentuan-ketentuannya harus terpenuhi. Misalnya ada izin orang tua dan siap melaksanakan protokol kesehatan. “Khawatir ada klaster baru,” pungkasnya. (*)