Guru mengikuti workshop penerapan HOTS dan pelatihan olympiade sains tingkat SD, Senin 25 Maret 2019.

Guru mengikuti workshop penerapan HOTS dan pelatihan olympiade sains tingkat SD, Senin 25 Maret 2019.

Guru mengikuti workshop penerapan HOTS dan pelatihan olympiade sains tingkat SD, Senin 25 Maret 2019.

Oleh Root Administrator | Kategori Bid. Pembinaan Pendidikan Dasar | 25 Maret 2019 15:44:39

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)
Situbondo menggelar workshop Penerapan Higher Order
Thinking Skill (HOTS), Senin 25 Maret 2019. Itu merupakan
bentuk pembekalan kepada guru agar memiliki keterampilan
menyusun soal dengan kesulitan tinggi.
Kepala Disdikbud Situbondo, Fathor Rakhman
mengatakan, penyusunan soal yang dimaksud ada pada materi
ajar Kurikulum 2013. Fathor berharap, dengan workshop
tersebut, peserta mampu menyusun soal-soal dengan baik.
“Peserta sangat serius mengikuti workshop karena sajian
materinya lebih kepada praktik dibandingkan teori,” ujarnya.
Di samping itu, Fathor juga berharap, guru semakin
terdorong untuk lebih kreatif dalam mengajar. Fathor
mengatakan, melalui workshop tersebut, guru juga dibekali
keterampilan mengajar. “Sehingga bisa mengantarkan siswa
berprestasi,” ujarnya.
Kata dia, kreatifitas guru di kelas ketika menyampaikan
materi, sangat diperlukan. Sebab, siswa akan bosan jika cara
memberikan materi monoton. “Sebaliknya, siswa akan senang
jika penyampaian guru menarik,” katanya.
Nah, kemampuan itu tidak didapat secara tiba-tiba. Perlu
cara dinbekali keterampilan khusus. Karena itu, pemerintah
melalui Disdikbud memberikan pelatihan kepada para guru.
Kegiatan itu kerjasama Disdikbud Situbondo dengan Tim
OSN Yohanes Surya Institut Jakarta. Fathor mengaku, sekitar
300 peserta yang ikut. Mereka terdiri dari Korwil Dikbud
Kecamatan, 84 guru kelas 4 SD Gugus, 84 guru kelas 5 SD
Gugus, dan 84 kepala SD gugus di 17 kecamatan.
Workshop dilaksanakan di Gedung Grha Cendekia PGRI
Situbondo. Fathor menerangkan, Disdikbud akan kembali
menggelar kegiatan itu pada kesempatan yang lain. “Insyaallah

akan dilakukan secara berkelanjutan, dan tentu tetap
bekerjasama dgn Tim Yohanes Surya Institut,” katanya.
Di samping workshop penerapan HOTS sesuai kurikulum
2013, ada juga pelatihan olympiade sains tingkat SD.Dalam
kesempatan itu, ada pemaparan tentang HOTS SD yang
disampaikan Mariana M. Radjawane.
Dia juga memberikan pengantar OSN SD IPA dan
matematika. Sedangkan Hari J Priyadi, pemateri lainnya,
menyampaikan pemaparan OSN SD Kurukuluk 2103 digital.
Workshop dilaksanakan dari pagi hingga sore.