Meriahkan Harjakasi dengan Olimpiade Siswa

Meriahkan Harjakasi dengan Olimpiade Siswa

Meriahkan Harjakasi dengan Olimpiade Siswa

Oleh Root Administrator | Kategori Bid. Pembinaan Pendidikan Dasar | 04 Agustus 2020 14:28:44

DISPENDIKBUD– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Situbondo menyambut Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke-202 dengan mengadakan olimpiade sains jenjang SD. Kegiatan tersebut digelar beberapa hari karena diikuti siswa se Kabupaten Situbondo.
    Kepala Dispendikbud Situbondo, Ahmad Junaidi menerangkan, kegiatan tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun. Yaitu menjelang peringatan Harjakasi. “Untuk memeriahkan peringatan hari jadi. Kita memeriahkannya dengan olimpiade,” ujarnya, 18 Agustus 2020.
    Junaidi menerangkan, olimpiade tersebut untuk mengasah kemampuan anak. Sehingga diharapkan, lahir generasi-generasi andal dan berkualitas. “Mereka yang berprestasi diberikan penghargaan,” katanya.
    Hadiah kepada siswa pemenang olimpiade diberikan usia upacara Harjakasi, Sabtu 15 Agustus 2020. Hadiah diberikan Bupati Dadang Wigiarto dan Wakil Bupati Yoyok Mulyadi di Intelegence Room. Dalam kesempatan itu, bupati mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Dispendikbud.
    Dia berharap, dari acara tersebut, akan lahir generasi intelek yang punya kemampuan akademis bagus. Akan tetapi, yang tidak kalah penting, siswa itu diharapkan berkarakter, bermoral, dan punya dasar-dasar keagamaan kuat.
    Karena itu, pendidikan karakter sangat penting. Untuk kepentingan itu, pemerintah daerah sudah membuat regulasi terkait penanaman karakter tersebut. Misalnya, telah munculnya peraturan bupati (perbup) tentang Baca Tulis dan Hafal Alquran (BTHQ). Dalam regulasi itu, siswa sekolah formal diwajibkan bisa membaca, menulis, dan menghafal Alquran dengan baik, sesuai tingkatannya.
    Dadang menerangkan, selama ini, pemberlakuan perbup itu berjalan dengan baik. Ini menunjukkan, sekolah-sekolah telah memberikan dukungan dalam mensukseskan program pemerintah. “Kami berterimakasih kepada seluruh sekolah formal,” ujarnya. 
Bupati mengatakan, jangka panjang dari program tersebut, untuk membentuk anak-anak yang berkarakter. Sehingga kelak, mereka terbentuk menjadi generasi yang berkualitas. “Generasi yang berguna bagi agama dan bangsa,” pungkas Dadang. (*)