Sembilan Siswa Lolos OSN Tingkat Provinsi Digembleng

Sembilan Siswa Lolos OSN Tingkat Provinsi Digembleng

Sembilan Siswa Lolos OSN Tingkat Provinsi Digembleng

Oleh Root Administrator | Kategori Bid. Pembinaan Pendidikan Dasar | 07 April 2019 15:45:21

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)
Situbondo mengkarantina sembilan siswa SMP yang lolos
olimpiade sains nasional (OSN) tingkat Provinsi Jatim. Mereka
digembleng secara khusus selama tiga hari ke depan melalui
kegiatan training center.
Kepala Disdikbud Situbondo, Fathor Rakhman
mengatakan, kesembilan sekolah tersebut berasal dari enam
lembaga SMP negeri dan swasta. Yaitu tiga siswa dari SMPN 1

Situbondo, dua siswa SMPN 1 Sembagus, serta masing-
masing satu siswa dari SMPN 1 Besuki, SMPN 3 Besuki, SMP

Imanuel, dan SMP 1 Ibrahimy Sukorejo. “Mereka merupakan
siswa terbaik di OSN tingkat kabupaten,” jelasnya, 07 April
2019.
Fathor mengatakan, siswa ditraining oleh trainer dari
Yohanes Surya Instutit. “Training ini agar anak-anak secara
psikologis dan mental benar-benar siap. Semangat pejuang
benar-benar dimiliki untuk bertarung di level Jatim,” katanya
usia membuka kegiatan training, kemarin.
Orang nomor satu di lingkungan Disdikbud Situbondo itu
menambahkan, insiatif memberikan pembinaan khusus untuk
mencapai prestasi terbaik. Fathor mengatakan, pemerintah
ingin ada siswa yang berhasil mendapatkan medali. “Kemudian
nanti ada yang bisa lolos ke OSN tingkat nasional. Setelah itu,
bisa memperoleh medali emas, perunggu atau perak,”
harapnya.
Dengan training tersebut, Fathor yakin, siswa akan
mendapatkan hasil yang maksimal. Apalagi tim dari Yohanes
Surya Institut sudah terbukti mampu menghasilkan banyak
prestasi bagi siswa. “Sudah berpengalaman mengantarkan
anak-anak kita ke ajang bergengsi,” jelasnya.
OSN tingkat provinsi dilaksanakan tanggal 12 April 2019.

Ada tiga mata pelajaran (mapel) yang dilombakan. Yaitu IPA,
IPS, dan Matematika. Pada pembinaan ini, siswa mendapatkan
pendalaman dari masing-masing mapel tersebut.
“Training sifatnya khusus karena anak-anak tidak mengikuti
pembelajarann di sekolah,” ujar Fathor.
Akamodasi selama training ditanggung pemerintah dan
menginap di salah satu hotel di Situbondo. Fathor meminta
kepada para siswa untuk tetap konsentrasi dengan mapel yang
didalaminya. “Mudah-mudahan nanti bisa lolos ke tingkat
nasional. Untuk kepentingan ini, saya akan mengawal secara
khusus,” pungkas Fathor.